MANPAAT BUAH PINANG
Pinang (areca catechu)di
kenal sebagai pohon palem areca atau palem biji pinang,yang tumbuhtersebar di
kepulauan pasifik,asia,dan afrika timur.buah ini telah di sebut marco polo
dalam risalah perjalananya di abad ke -13.pada abad ke -14,ibnu battuta
mencatat bahwa memakan sirih dan pinang merupakan bagian makanan istana di kesultanan delhi.
Biji pinang rasanya pahit,pedas,dan hangat,serta mengandung
0,3%-0,6% alkaloid,seperti arekolin,arekolidin,arekain,guvakolin,guvasin,dan
isoguvasin.selain itu juga mengandung red tannin 15%,lemak 14%,,kanji,dan
resin.
Biji segar kira kira mengandung 50% alkaloid.biji pinang berpungsi sebagai
obat cacing selain itu juga berpungsi sebagai obat penenang,maka tidak di
anjurkan untuk pemakaian dalam jumlah
besar.
Biji pinang di laporkan
bermanpaat sebagai anti
parasit,laksatif,dan peluruh air seni.juga
bersipat stimulan karna bersipat mempercept denyut jantung dan tekanan darah.Sekitar
seperempat penduduk afrika timur sampai
polinesia menggunakannya sebagai perangsang.
Pada umumnya pada masyarakat papua pinang muda di gunakan bersama
buah sirih untuk menguatkan gigi
dan juga untuk mengecilkan rahim setelah
melahirkan,dengan cara memasak buah pinang muda tersebut dan airnya di minum
selama satu minggu,dan air rebusan buah pinang juga di gunakan u ntuk mengatasi
haid dengan darah berlebihan,koreng,borok,bisul,difteri,cacingan,mencret di
gunakan oleh masyarakat Kalimantan timur.
Pada pengobatan tradisional biji pinang di gunakan sebagai
obat untuk penyakit gangguan lambung,cacingan,cacar,kolera,dan penyakit
kelamin.
buku:TANAMAN OBAT INDONESIA
pengarang:prof.H.Azwar Agoes,DAFK,Sp.FK(K)
penerbit:Salemba Medika



Tidak ada komentar:
Posting Komentar