Minggu, 07 Juni 2015

ARTIKEL KESEHATAN



MENGENAL PENYAKIT REMATIK DAN PENANGGULANGANYA

A.    Pengertian Rematik
 Rematik adalah suatu penyakit kelainan pada sendi yang menimbulkan nyeri dan kekakuan terutama pada sensi-sendi tulang.
B.     Faktor resiko timbulnya penyakit
1.   Umur
2.   Trauma(jatuh,terbentur)
3.   Keturunan
4.   Kelainan bawaan pada tulang
5.   Kegemukan

C.   Tanda dan gejala
1.   Nyeri sendi
2.   Kekakuan sendi
3.   Kemerahan pada sendi
4.   Bengkak pada sendi
5.   Kelemahan pada otot
6.   Gangguan gerak

D.   Beberapa hal yang bisa dilakukan agar rematik tidak kambuh
1.    Lakukan aktivitas fisik
        Mungkin banyak orang yang berpikir bahwa olahraga dapat memperburuk sendi, tetapi sangat banyak penelitian yang menunjukkan bahwa rematik membantu mengurangi rasa sakit, kelelahan, meningkatkan fleksibilitas gerak dan kekuatan, serta membuat rematik lebih baik secara keseluruhan.
Tiga jenis latihan yang baik untuk rematik adalah latihan gerak, latihan penguatan dan latihan daya tahan (kardio atau aerobik). Aerobik air adalah pilihan yang sangat baik
karena dapat meningkatkan jangkauan gerak dan daya tahan sambil menjaga berat badan dari sendi tubuh bagian bawah. Berjalan kaki, berenang, bersepeda dan
berkebun juga merupakan aktivitas yang menyenangkan dan dapat membantu meringankan nyeri di sendi.
 
2.    Lindungi Sendi
     Pelajari mekanika tubuh yang tepat, ini berguna untuk mengurangi stres pada sendi. Hindari gerakan-gerakan yang kiranya dapat membahayakan sendi, karena sendi akan lebih renta terhadap kerusakan ketika bengkak dan sakit. Hindari pula meletakkan sendi pada posisi yang sama dalam jangka waktu lama. Bangun dan bergeraklah agar sendi tidak kaku. Istirahatlah sebelum kita merasa lelah atau sakit.
3.    Menjaga Berat Badan
 
     Jagalah berat badan agar tidak melebihi batas ideal. Berat badan tidak hanya membantu membuat penampilan kita lebih baik, tetapi juga membantu sendi merasa lebih baik. Mengurangi berat badan dapat membantu mengurangi stres sendi dan rasa sakit. Selain itu, menjaga berat badan juga menghindarkan dari penyakit serius seperti penyakit jantung dan diabetes.
4.    Atur Pola Makan
     Makan makanan yang bervariasi dengan perbanyak buah-buahan dan sayuran, protein tanpa lemak, juga susu tanpa lemak. Pastikan kita mendapatkan cukup vitamin C, vitamin D dan kalsium. Lemak ikan yang banyak mengandung asam lemak omega 3 juga dapat mengurangi peradangan di sendi.

- Alpukat. Kita tidak akan menderita rematik atau arthritis selama rajin mengonsumsi alpukat matang secara teratur. Lemak yang dikandungnya mampu memberikan lubrikasi secara alami persendian tulang seperti leher, siku, pergelangan tangan, pinggul, lutut, pergelangan kaki.
- Jus apel dan alpukat. Minum jul apel yang diragikan (fermentasi) setengah cangkir, dua kali sehari akan membantu penyembuhan sakit radang sendi.


- Asparagus. Bisa untuk mengobati rematik.


- Stroberi atau buah beri lain. Buah beri baik untuk penyembuhan rematik. Bisa dikonsumsi sebagai buah atau jus.


- Jus semangka. Untuk arthritis karena kelebihan asam urat. Segelas jus semangka (tanpa biji) pagi dan malam akan membantu mendorong keluar kelebihan akumulasi asam urat



5.    Berhenti Merokok








    


  Tidak hanya membuat kita merasa lebih baik, berhenti merokok juga akan mengurangi risiko komplikasi rematik. Selain itu, berhenti merokok juga mengurangi risiko terkena kanker paru-paru, emphysema, dan masalah pernapasan lainnya serta penyakit jantung.
6.    Mandi Air Hangat
     Jika kita merasa lelah dan pegal, mandi air hangat sebelum tidur dapat membantu membuat rileks dan merasa lebih baik. Pijat ringan juga dapat membantu meningkatkan energi dan fleksibilitas.
Selain melakukan hal-hal tersebut, kita juga bisa mencoba beberapa jenis makanan dan minuman yang efektif untuk membantu penyembuhan sakit akibat radang sendi.

E.    Makanan yang harus dihindari
1. Tomat
 
     Biji tomat mengandung banyak asam urat. Nah, akumulasi asam urat dalam sendi dapat menyebabkan gejala arthritis
 2. Daging merah

    Hindari daging merah, jika Anda memiliki rematik. Anda sebaiknya mengurangi konsumsi makanan yang mengandung fosfor seperti daging merah. Hal ini dikarenakan semakin banyak fosfor yang Anda miliki dalam tubuh, semakin banyak pula kalsium yang hilang dari tulang. 
3. Susu

    Susu mengandung banyak purin yang berkontribusi dalam kenaikan jumlah asam urat dalam tubuh.
4. Ikan bertempurung

     

Ikan bertempurung, seperti kepiting atau udang, sangat kaya akan purin yang bisa berubah menjadi asam urat ketika Anda memakannya.
5. Minyak sayur
   


 Hindari minyak nabati seperti minyak kedelai atau bunga matahari. Minyak jenis ini mengandung banyak asam lemak omega-6. Lemak ini dapat meningkatkan peradangan.
  6. Gula
 
    Hindari makanan atau minuman manis yang dapat memperburuk nyeri sendi. Selain itu, penambahan berat badan juga memberi tekanan lebih pada sendi Anda.

F.   Cara mengatur lingkungan
1.    Hindari lantai yang licin
2.    Penerangan yang cukup
3.    WC dibuat duduk


Penulis:ir.lukas tersono
penerbit:agromedia pustaka





DAFTAR PUSTAKA
·  Roni. (2010). Penyakit Rematik. Bandung : Humaniora
·   Sudrajat. (2007). Cara Penanganan Rematik . Jakarta : EGC
·   Nursalam. (2012). Pola Hidup Sehat. Yogyakarta: Pustaka Rihama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar